Konsep fakta web informasi
Konsep Fakta
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, fakta : suatu hal
atau peristiwa yang merupakan fakta,
sesuatu yang benar-benar ada atau terjadi. Fakta berasal dari kata latin factus
yang berarti segala sesuatu yang telah dirasakan oleh indera manusia atau data
yang benar yang telah dibuktikan dan menjadi kenyataan. Fakta adalah
informasi atau data yang ada atau terjadi dalam kehidupan. Ciri utama fakta
adalah keunikan dan ketidakterulangannya.
Fakta dapat diartikan sebagai informasi atau data yang terjadi dalam
kehidupan sehari-hari yang
dikumpulkan dan dipelajari oleh para ahli ilmu sosial yang terjamin
kebenarannya.Fakta mengacu pada kondisi khusus dan validitas terbatas (tidak
berlaku umum). Pentingnya fakta dalam struktur pengetahuan, karena fakta dapat
membentuk suatu konsep dan generalisasi. Fakta membuat pernyataan benar atau
salah.
Fakta adalah sesuatu yang ada apakah semua orang berpikir begitu atau
tidak. Sebuah pernyataan
adalah fakta apakah itu benar atau salah, tetapi menegaskan fakta jika itu
benar. Misal saya tampilkan jadwal kereta api yang berangkat jam 10, kalau
jadwalnya benar maka ada kereta yang benar-benar berangkat, itu fakta.
Dalam hal ini, rel kereta api benar-benar ada. Sebagian besar fakta terlepas
dari keinginan kita, oleh karena itu sering disebut "keras",
"keras kepala", atau "tak terhindarkan". Fakta fisik
sebagian besar independen tidak hanya dari kehendak kita, tetapi juga dari
keberadaan kita. Fakta ruang dan waktu ada seperti yang kita bayangkan. Di
sisi lain, fakta tentang peristiwa fisik bersifat kualitatif. Fakta adalah
semua yang dipahami oleh pikiran manusia. Catatan untuk mengumpulkan fakta
disebut data. Seringkali, banyak orang percaya bahwa fakta (biasanya)
benar karena mereka mengalami dekat dengan kenyataan dan mungkin melaporkan
pengalaman nyata orang lain.
Secara ilmiah, fakta adalah hasil pengamatan yang objektif dan
dapat diverifikasi oleh siapa saja. Fakta adalah pengamatan yang telah
diverifikasi secara empiris. Fakta dari proses terkadang bisa menjadi
sains. Misalnya, fakta bahwa bumi itu bulat. Jika seseorang berjalan
mengelilingi bumi, berjalan ke timur atau barat, pada akhirnya dia akan
kembali ke titik awalnya. Fakta ini tidak didasarkan pada sudut pandang pribadi
atau status kelompok tertentu. Karena penelitian sudah membuktikan dan
memang 100% (verified) bahwa bumi itu bulat. Fakta ini telah menjadi teori
ilmiah.
Jadi dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa
fakta adalah keadaan, peristiwa yang
merupakan realita yang benar-benar terjadi dan dijamin kebenarannya berdasarkan
fakta yang ada. Kita dapat menyimpulkan dari satu atau lebih peristiwa
yang terjadi, fakta mana yang menjadi titik awal pembentukan konsep, dan
beberapa konsep dapat membentuk generalisasi. Fakta umumnya dapat dipahami
dalam tiga
bentuk:
1. Fakta berupa benda seperti batu, pohon, manusia dll.
2. Fakta berupa situasi atau kondisi, seperti panas, kotor, kebisingan,
dll.
3. Fakta berupa peristiwa atau kejadian, seperti kebakaran, pertempuran dan
proses lainnya.
Berdasarkan pernyataan fakta di atas, ada keadaan yang
berbeda tergantung kapan harus menyimpulkan fakta tersebut. Sebagai fakta
berupa objek, situasi, peristiwa.
Konsep Web (World Wide Web)
Web adalah sistem informasi global berbasis internet yang memungkinkan pengguna mengakses dokumen dan data melalui browser.
Web terdiri dari halaman-halaman yang saling terhubung melalui hyperlink dan dapat berisi teks, gambar, video, dan data interaktif.
Web berfungsi sebagai platform distribusi informasi dan fakta, baik dalam bentuk situs berita, blog, database online, maupun media sosial
Konsep Informasi
Informasi adalah data yang telah diolah menjadi sebuah bentuk yang
berarti bagi penerimanya dan
bermanfaat dalam
mengambil keputusan saat ini/mendatang. Pengertian informasi sering disamakan
dengan pengertian data. Dimana data merupakan sesuatu yang belum diolah dan
belum dapat digunakan sebagai dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan.
. Informasi
adalah informasi yang telah diklasifikasikan atau diproses atau
diinterpretasikan untuk
digunakan dalam proses
pengambilan keputusan. Sistem pengolah data memproses data sebagai informasi.
Nilai informasi terkait dengan keputusan. Jika tidak ada pilihan atau
keputusan, informasi tersebut tidak berguna. Teori informasi lebih tepatnya
disebut teori matematika, komunikasi juga menawarkan wawasan yang berguna untuk
sistem informasi manajemen, istilah era informasi menunjukkan hubungan antara
siklus informasi, tipe data dan keterlambatan pemrosesan dalam mendefinisikan
usia informasi. Sumber informasi adalah data.
Data
merupakan realitas yang menggambarkan suatu peristiwa dan merupakan entitas
yang nyata, serta merupakan bentuk yang masih mentah dan belum bisa dikatakan
banyak, sehingga harus diolah lebih lanjut oleh suatu model untuk mendapatkan
informasi.
Dengan kata lain knowledge/information, yang berarti pengetahuan atau
penjelasan. Dalam bukunya Kamus Komunikasi, Onong Uchjana Effendy
menjelaskan bahwa informasi adalah penyampaian pesan dengan penjelasan,
baik secara langsung maupun melalui alat komunikasi, kepada khalayak yang
memiliki masalah atau sesuatu yang baru bagi mereka. Informasi juga dapat
diartikan sebagai pesan yang disampaikan kepada seseorang atau beberapa orang,
yang merupakan sesuatu yang unik dan baru bagi mereka, atau informasi adalah
benda abstrak yang berisi segala sesuatu dan dapat digunakan untuk mencapai
tujuan yang positif atau sebaliknya. (Effendy, 1989: 179) Informasi dapat
mempercepat atau memperlambat pengambilan keputusan dalam penelitian sistem
informasi manajemen (SIM). Informasi memiliki kekuatan tertentu untuk membangun
atau menghancurkan sistem dalam kehidupan masyarakat.
Dari pengertian ilmu
secara umum juga mempengaruhi penyajian karakter Islami dalam artikulasi
ilmu keislaman, diantara pengertian ilmu keislaman adalah:
1. Informasi Islami adalah penjelasan tentang suatu
objek yang sesuai dengan cara berpikir seseorang.
2. Pengetahuan Islam adalah sesuatu yang dapat
memberikan penjelasan yang benar kepada orang-orang dan membantu mereka
membentuk opini mereka.
3. Informasi Islam adalah transformasi nilai-nilai
Islam dan menjelaskan sesuatu yang bertujuan untuk mendidik dan mencerahkan masyarakat, dan
proses penyampaian informasi Islam adalah untuk membekali masyarakat dengan
nilai-nilai.
4. Bahasa Islam, berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah,
membantu membentuk opini publik dan
bertujuan untuk aplikasi
praktis ibadah dan muamalat. (Kohar, 2005)
5. Informasi
Islami adalah informasi atau penjelasan yang berasal dari Allah dan ditujukan kepada Allah, yaitu
informasi yang berasal dari Allah memiliki dua dimensi wahyu dan dimensi
realita kehidupan manusia. (al-Syanqithy, 1986: 18)
Dari berbagai bentuk
definisi di atas, dapat diartikan bahwa sistem informasi adalah sekumpulan komponen yang
membentuk suatu sistem, dengan keterkaitan antara satu komponen dengan
komponen
lainnya, yang tujuannya
adalah untuk menghasilkan informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem
informasi, pengklasifikasian arus informasi sangat diperlukan, hal ini
dikarenakan banyaknya kebutuhan informasi dari pengguna informasi. Kriteria
sistem informasi antara lain fleksibel, efisien dan efektif. Dengan demikian,
sistem informasi Islam dapat diartikan sebagai hubungan antar komponen yang
saling berhubungan dan bergantung pada implementasi satu unit atau keadaan
nyata, yaitu implementasi kebijakan dan strategi informasi negara Islam di
publik dan domestik.
a) Informasi berbasis
klaim
Informasi berbasis persyaratan Informasi harus memenuhi
persyaratan yang dibutuhkan oleh atasan untuk membuat keputusan yang harus
segera dilaksanakan. Berdasarkan persyaratan tersebut, informasi manajemen
diklasifikasikan sebagai berikut:
1. Informasi Terkini
Pada
dasarnya, informasi tepat waktu mengacu pada informasi yang sampai ke manajer
sebelum keputusan dibuat karena, seperti yang dijelaskan sebelumnya,
informasi sangat penting untuk keputusan. Arti kata “benar” di sini sangat
relatif. Bagi seorang manajer, informasi yang sampai kepadanya sehari sebelum
pengambilan keputusan dapat dianggap memadai. Namun, ini mungkin
tidak berlaku untuk pengemudi lain. Untuk manajer dan manajer lain yang
lebih sibuk dari organisasi yang lebih besar, informasi yang tiba mungkin
seminggu sebelum keputusan dibuat dianggap memadai.
2. Informasi terkait
Informasi
yang disampaikan manajer kepada bawahannya harus relevan, yaitu. ia memiliki
semacam hubungan dengan kepentingan penerima, sehingga informasi itu
diperhatikan.Pentingnya informasi dari sudut pandang kepentingan penerima
tidak sama. Ada yang berhubungan sangat erat, ada pula yang hanya
berhubungan. Oleh karena itu, semakin banyak informasi terkait dengan
kepentingan penerima, semakin banyak perhatian diberikan padanya. Tentu
saja informasi yang tidak relevan tidak menarik perhatian penerima
informasi.
3. Informasi berharga
Informasi
berharga berarti informasi berharga untuk pengambilan keputusan. Seperti yang
telah dijelaskan sebelumnya, keputusan diambil sebagai hasil dari
pemilihan beberapa alternatif dengan resiko yang paling rendah. Oleh
karena itu, jika diperoleh informasi yang berguna dari
pilihan-pilihan tersebut, maka informasi tersebut memiliki nilai referensi
yang sangat berharga dan berguna untuk
pengambilan keputusan.
4. Informasi yang dapat
dipercaya
Informasi
tersebut harus dapat diandalkan (reliable) dalam manajemen, karena sangat
penting bagi citra organisasi, terutama bagi organisasi korporasi yang
ikut serta dalam persaingan bisnis. Topik kepercayaan ini selalu mendapat
banyak perhatian dari para manajer. Informasi yang diberikan
kepada seseorang atau organisasi benar-benar diyakini kebenarannya.
b) Karakteristik
kualitas data
Kualitas informasi tergantung pada tiga (tiga) hal, yaitu: informasi
harus akurat (precise), tepat waktu (timelines) dan relevan (traffic). Di
bawah ini adalah penjelasan tentang kualitas informasi.
1) Akurat
Informasi
tidak boleh mengandung kesalahan atau menyesatkan. Precise juga berarti bahwa
informasi harus secara jelas menyatakan tujuannya. Informasi tersebut
harus akurat, karena dalam kebanyakan kasus gangguan (noise) terjadi dari
sumber informasi ke penerima informasi, yang dapat mengubah
atau menghancurkan informasi tersebut.
2) tepat waktu
(timeline)
Informasi
yang diterima oleh penerima tidak boleh ditunda. Informasi yang sudah usang
tidak lagi memiliki nilai karena informasi merupakan dasar pengambilan
keputusan. Jika keputusan ditunda, dapat berakibat fatal bagi organisasi.
Mahalnya harga informasi dewasa ini disebabkan oleh kecepatan pengiriman
atau penerimaan informasi, oleh karena itu diperlukan teknologi terkini untuk
memperoleh, mengolah dan mengirimkannya.
3) relevansi
Informasi
ini berguna untuk penggunaannya. Pentingnya informasi bagi satu orang
berbeda-beda, misalnya informasi tentang penyebab kerusakan mesin produksi
kurang penting dan lebih berarti bagi akuntan perusahaan dibandingkan
dengan menunjukkannya kepada teknisi perusahaan. Di sisi lain, informasi
harga pokok produksi kurang penting bagi para insinyur, tetapi sangat penting
bagi seorang akuntan perusahaan.
c) Informasi berdasarkan
dimensi waktu
Data
berdasarkan dimensi waktu diklasifikasikan menjadi dua (2) jenis yaitu:
1. Informasi Awal
Jenis data
ini menyangkut peristiwa masa lalu yang, meskipun jarang digunakan, disimpan di
gudang data dan harus diatur dengan rapi dan teratur. Pengaturannya harus
sedemikian rupa sehingga dapat disajikan kepada mereka yang membutuhkannya
secepat mungkin dan dalam kondisi sesempurna mungkin. Di negara-negara
maju, banyak sekali informasi tentang peristiwa masa lalu yang terekam
dalam bentuk mikrofilm,
sehingga tidak membutuhkan banyak ruang dan tempat serta sangat mudah
ditemukan.
2. Informasi terkini
Jelas dari
sifatnya bahwa yang dimaksud dengan informasi terkini adalah informasi tentang
kejadian
terkini. Berkat
teknologi canggih berupa komputer, pengolahan data jenis ini dapat dilakukan
dengan
cepat. Namun, informasi
terkini dalam manajemen tidak selalu merupakan hasil pemrosesan komputer.
Mode produksi teknologi
terbaru hanya digunakan untuk data tertentu. Manajer sering tidak
menerima
informasi secara verbal
dan informal. Informasi tersebut ternyata sangat penting dalam pengambilan
keputusan













